Ornamen gigi Balang. Foto: Dinas Kebudayaan DKI Jakarta
Motif Gigi Balang juga bisa ditemui di hiasan wastra Betawi semisal batik. Dalam seni ini orang Betawi biasa menyebutnya tumpal dan miliki arti yang sama.
Soal warna-warni Gigi Balang, Yahya mengungungkap sebenarnya ornamen ini miliki warna dasar coklat. Warna coklat diidentikkan dengan warna dasar tanah.
Artinya sebuah rumah dengan elemen warna itu mengingatkan penghuninya untuk tetap berserah diri kepada Sang Pencipta.
“Warna dasar ornamen ini coklat yang juga warna tanah. Ini mengingatkan kita bahwa kita akan kembali kepada Tuhan dan akan dikuburkan di tanah,” jelasnya.
Nah dengan ornamen warna-warni seperti kuning, merah, atau hijau, lanjut Yahya, itu miliki arti lain. Ornamen Gigi Balang yang berwarna menunjukkan filosofi si pemilik rumah dalam bersosialisasi.
Warna kuning itu berarti kemuliaan, merah itu keberanian dan keteguhan hati, dan warna hijau itu menggambarkan harmonisasi hubungan orang Betawi.
Orang Betawi, kata Yahya, mampu menjalin kolaborasi dengan suku-suku lain di lingkungannya.
Menurut dia, secara keseluruhan Gigi Balang ini mewakili filosofi dan tujuan hidup orang Betawi sejak dulu.
“Salah satu tujuan yaitu membangun keluarga di dalam naungan sebuah rumah. Setiap pribadi harus menerapkan kejujuran, berahlak baik, rajin, dan sabar,” jelas Yahya. ***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0