Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, KH Abdullah Gymnastiar. Foto: dok. Daarut Tauhiid
KOSADATA — Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym mengungkapkan, sifat tamak merupakan akar dari berbagai perilaku tercela yang menjatuhkan martabat manusia. Ia menilai ketamakan berawal dari keraguan terhadap takdir Allah.
“Kehinaan itu berawal dari benih yang dibiarkan tumbuh. Benihnya adalah sifat tamak,” ujar Aa Gym dilansir dari laman resmi Daarut Tauhiid, Bandung, Selasa, 12 Agustus 2025.
Menurutnya, qanaah atau rasa cukup menjadi kunci kebahagiaan dan ketenteraman hidup. “qanaah bukan berarti tidak punya cita-cita, tapi mampu mengelola keinginan agar tidak menggerogoti rasa syukur,” ujarnya.
Aa Gym mengutip nasihat ulama sufi Abu Bakar Al-Warraq Al-Hakim yang menyebut ketamakan lahir dari keraguan terhadap takdir Allah. Ia menegaskan perbedaan kebahagiaan tidak terletak pada besar kecilnya rezeki, tetapi pada cara memaknainya.
“Rezeki tidak selalu linear dengan usaha. Ada yang bekerja biasa saja tapi rezekinya melimpah, ada yang berjuang keras tapi hasilnya kecil. Itu bukti Allah yang mengatur rezeki,” kata Aa Gym.
Ia mengingatkan umat agar tidak terjebak pada kemewahan dunia seperti rumah mewah, kendaraan mahal, atau perhiasan berkelas. “Semua itu bukan ukuran keberkahan. Kalau tidak hati-hati, bisa memperbudak dan menjatuhkan,” ujarnya.
Aa Gym menegaskan sikap tamak adalah jalan menuju kehinaan, sementara qanaah menjadi pondasi hidup tenang dan bermartabat bagi seorang hamba.***
Update terus berita KOSADATA di Google News.
Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0