Foto: Dok. Humas Pemprov DKI
KOSADATA - Ketua Umum Rumah Aktivis Institute (RAI) Andri Nurkamal mengapresiasi strategi Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono akan mencopot para pimpinan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mempromosikan jabatan anak buah, namun terbukti tidak bisa bekerja dengan baik.
Menurut Andri, cara yang akan diterapkan Heru Budi Hartono bisa memotong tradisi Cawe Cawe jabatan, sehingga ke depan jabatan ASN akan diisi oleh sumber daya manusia (SDM) Pemprov DKI yang berkualitas. Andri menilai, pernyataan tegas Heru pun akan membuat para pejabat DKI meningkatkan tanggung jawab mereka.
"Kita apresiasi Pak Heru, tentu banyak yang meriang takut salah promosikan anak buah. Tapi ini bagus karena nanti posisi di Pemprov DKI ini akan diisi oleh SDM berkualitas, penempatan berbasis kinerja. Tidak ada lagi Mafia Jabatan, rungkad semua," kata Andri, Kamis (5/10/2023).
Andri pun mengingatkan para pejabat ASN untuk tidak menganggap enteng ancaman Heru. Andri yakin, selama setahun Heru menjabat, banyak temuan temuan kinerja ASN yang dianggap tidak maksimal.
"Setahun Pak Heru cukup waktu mengamati tradisi para ASN yang mungkin dilihatnya sangat tidak berkualitas. Jadi wajar ke depan Pak Heru ingin mereka semua bekerja memberikan yang terbaik untuk masyarakat Jakarta," ucapnya.
Sebelumnya, Heru menegaskan tidak akan segan mencopot pihak yang merekomendasikan pejabat eselon 3 dan 4 yang baru saja dilantik jika dalam enam bulan tak menunjukkan kinerja baik. Para eselon 3 dan 4 yang dipromosikan tersebut merupakan usulan dari pejabat tinggi di masing-masing SKPD.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0