KOSADATA - Profesor riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Najib Burhani menyampaikan bahwa peneliti BRIN Andi Pangerang (AP) Hasanuddin akan disidang etik pada Rabu (26/4) mendatang.
Hal ini diketahui dari postingan Facebook Najib pasca ramainya pemberitaan terhadap komentar AP Hasanuddin di media sosial yang diduga menyebarkan ancaman dan fitnah kepada Muhammadiyah terkait perbedaan pelaksanaan Idul Fitri 1444 H.
"Ada dua proses yang akan dihadapi Andi, yakni: 1.Sidang Majelis Etik ASN hari Rabu (26/4), 2. Dilanjutkan dengan Majelis Hukuman Disiplin ASN untuk penetapan sanksi final," ujar Najib dikutip dari akun facebooknya, Senin (24/4/2023).
Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko menyayangkan hal itu. Dirinya juga segera melakukan pengecekan di internal BRIN. Ia menjelaskan, saat ini BRIN sedang melakukan pengecekan untuk memastikan apakah benar sivitas tersebut adalah ASN di BRIN atau bukan.
"Sangat disayangkan, perbedaan ini memicu isu yang kurang produktif dan disinyalir terkait dengan salah satu sivitas BRIN. Saat ini BRIN sedang melakukan pengecekan kebenaran atas informasi," kata Tri dikutip dari laman resmi BRIN.
"Apabila penulis komentar tersebut dipastikan ASN BRIN, sesuai regulasi yang berlaku BRIN akan memproses melalui Majelis Etik ASN, dan setelahnya dapat dilanjutkan ke Majelis Hukuman Disiplin PNS sesuai PP 94/2021," tegasnya.
Sebelumnya, Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Jawa Barat, Enjang Tedi meminta aparat kepolisian
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0