KOSADATA - PT Transjakarta harus menindak tegas pengemudi bus dan Jaklingko yang kedapatan kebut-kebutan yang bisa membahayakan penumpang.Â
Hal itu dikatakan anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Desie Christhyana Sari dalam menanggapi adanya keluhan warga tentang perilaku supir Transjakarta.Â
"Saya beberapa kali mendapat aduan dari warga tentang sikap supir Jaklingko yang ngebut. Sebaiknya PT Transjakarta segera melakukan evaluasi kepada para supir," kata Desie di gedung DPRD DKI, Rabu (7/5/2023).Â
Menurut ketua fraksi Demokrat ini, evaluasi kinerja supir harus dilakukan secara berkala. "Supir itu membawa penumpang, keselamatan penumpang ada pada supir. Jadi saya harap evaluasi berkala harus benar-benar dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku," ujarnya.Â
Desie menduga sopir bus Transjakarta ngebut karena ingin menerapkan program 35 menit perjalanan. "Tidak boleh ada alasan apapun sehingga harus ngebut. Jangan karena ada aturan dan mengejar waktu, keselamatan dan kenyamanan penumpang terabaikan," imbuhnya.Â
Hal lain yang perlu diperhatikan, menurut bacaleg dapil 1 Jakarta Pusat ini terkait soal keamanan. "PT Transjakarta juga harus mengantisipasi tindak kriminalitas seperti copet dan pelecehan seksual di dalam bus," pungkasnya.Â
Â
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0