KPK beberkan jumlah pengaduan dugaan kasus korupsi. Foto: ist
KOSADATA - Wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak mengungkap laporan pengaduan dugaan kasus korupsi dari masyarakat. Pihaknya mengaku telah menerima ribuan laporan berkenaan adanya dugaan kasus korupsi di berbagai daerah.
Menurutnya, pengaduan dari masyarakat itu terkait dengan dugaan korupsi di lingkungan kementerian atau lembaga, pemerintah daerah, BUMN, hingga BUMD.
"Di DKI Jakarta, ada laporan yang diterima berjumlah 359 laporan," ujar Tanak kepada wartawan, dikutip Selasa (15/8/2023).
Dia menjelaskan, KPK mendata pengaduan dugaan kasus korupsi itu melalui email, KPK whistle blowing system (KWS), langsung atau demonstrasi, media sosial, SMS, surat atau fax, maupun telepon.
Selain Jakarta, ungkapnya, ada juga daerah lainnya yang juga melapor terkait dugaan kasus korupsi.
Daerah tersebut antara lain, Jawa Barat dengan 266 laporan, Jawa Timur 213 laporan, Sumatera Utara 202 laporan, dan Jawa Tengah 135 laporan.
Total, pada semester 1 tahun 2023, KPK menerima laporan dugaan korupsi sebanyak 2.707 laporan.
"Dari 2.707 laporan tersebut, 329 tidak memenuhi kriteria dugaan tindak pidana korupsi, sehingga laporannya diarsipkan," tandasnya.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0