KOSADATA - Komunitas Pemilu Bersih menilai Safari Politik yang dilakukan partai pengusung Bakal Calon Presiden (Bacapres), Anies Baswedan maupun Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (Anies-AHY) tidak bisa dianggap sebagai pelanggaran Pemilu.
Namun, Safari Politik itu harus memberikan edukasi terhadap masyarakat sebagai pemilih, bukan hanya ajang mobilisasi massa untuk mendukung salah satu calon.
Koordinator Komunitas Pemilu Bersih, Jeirry Sumampow mendorong Safari Politik itu harus dilakukan dengan tertib dan bijaksana.
"Enggak bisa dilarang oke aja, tapi digunakan dalam kerangka itu jadi engga baik. Sehingga yang ada di sana kan bukan pendidikan memilih. Tapi mobilisasi untuk mendukung yang bersangkutan," kata Jeirry kepada wartawan, Selasa (28/2/2023).
Menurut Jeirry Safari Politik itu juga dijadikan sebagai alat ukur dalam menaikkan elektabilitas calon dan elektoral partai pengusung. Sehingga tak jarang setelah kunjungan ke beberapa daerah bermunculan hasil survei politik.
"Tiap ada Safari Politik mungkin mereka bikin survei untuk melihat ada enggak kenaikkan elektabilitas, positif enggak," ucapnya.
Hal itu, lanjut dia, dimanfaatkan partai politik untuk mengeruk simpati masyarakat sebelum kampanye resmi bergulir. Tujuannya tidak lain agar memudahkan pemetaan basis suara dalam Pilpres 2024 mendatang.
"Safari Politik ini sepenuhnya digunakan untuk melakukan semacam bergaining, meningkatkan posisi mereka," tandasnya. (Peri)
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0