KBRI Tokyo menggelar Festival Budaya Islam Indonesia. Foto: KBRI Tokyo
KOSADATA - Keluarga Masyarakat Islam Indonesia bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menggelar Festival Budaya Islam Indonesia (Indonesia Islamic Cultural Festival) di Balai Indonesia Tokyo. Kegiatan yang digelar bertepatan dengan bulan Ramadan ini diikuti oleh lebih kurang 500 orang warga Jepang dan Indonesia.
Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya (Pensosbud) KBRI Tokyo, Meinarti Fauzie saat membuka acara menjelaskan kegiatan ini bertujuan menampilkan wajah Islam dalam budaya masyarakat Indonesia yang mengedepankan konsep Islam Rahmatan lil Alamin.
"Ini adalah konsep yang mengembangkan hubungan antar manusia yang beragam. Menghormati perbedaan dan memprioritaskan persatuan meskipun berbeda keyakinan dan suku bangsa adalah nilai yang dikedepankan. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama erat masyarakat Indonesia dan Jepang dalam memperkenalkan kekayaan budaya Islam di Indonesia kepada masyarakat Jepang," ujar Meinarti Fauzie dalam keterangannya, Senin (1/4/2024).
Menurutnya, KBRI Tokyo senantiasa mendukung dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mempromosikan citra positif Indonesia di luar negeri. Termasuk dalam mempromosikan budaya dan kehidupan sosial beragama yang penuh cinta kasih dan kedamaian seperti yang ditunjukkan dalam festival budaya Islam, yang diprakarsai oleh KMII beserta Masjid Indonesia Tokyo (MIT).
Warga Jepang yang hadir di acara ini terlihat antusias mengikuti rangkaian acara. Diantaranya mengunjungi Masjid Indonesia di Tokyo, menikmati pertunjukan Tari Piring, belajar kaligrafi, dan mencoba mengenakan busana Muslim.
Mereka juga berkesempatan mengikuti tausiah dari Sensei Sugimoto Kyoichiro dari Chiba Islamic Culture
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0