Penceramah kondang KH Abdullah Gymnastiar. Foto: Daarut Tauhid
Dia juga mengajak umat untuk merenungkan kehidupan seorang bayi dalam rahim ibunya. "Bayi yang belum mampu berpikir, bahkan otaknya saja belum terbentuk, tetap dijamin rezekinya oleh Allah. rezeki itu datang tanpa diminta, bukan bayi yang mencari rezeki, tetapi Allah yang mengaturnya," lanjutnya.
Lebih lanjut, Aa Gym menegaskan bahwa rezeki yang diterima setiap individu sudah cukup sampai detik ini, selama kita mampu mensyukurinya. "Tidak ada yang kurang dari rezeki yang Allah berikan, selama kita mensyukurinya," ujarnya. "Jangan takut tidak memiliki rezeki, tetapi takutlah jika kita tidak yakin bahwa Allah yang memberikan rezeki."
Untuk itu, ia mengingatkan umat untuk bertawakal kepada Allah dalam urusan rezeki. Aa Gym menutup ceramahnya dengan mengutip ayat Al-Qur'an yang berbunyi, "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya). Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." (QS. At-Talaq: 3).
Dengan menumbuhkan rasa yakin dan tawakal kepada Allah, Aa Gym berharap umat tidak lagi terjebak dalam kecemasan yang berlebihan tentang rezeki. Sebab, rezeki sudah ada dalam ketentuan-Nya, tinggal bagaimana kita bersyukur dan tawakal kepada-Nya.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0