Â
Terlepas dari kenyataan bahwa prestasi yang pernah disandang oleh Moeldoko sebagai Kepala Staf TNI AD atau Kasad dan Panglima TNI adalah berkat jasa dan pengangkatan SBY, Presiden RI waktu itu, dan semua orang tahu SBY adalah ayahanda AHY, maka upaya Moeldoko tersebut bukanlah tindakan berbudi apalagi bila dikaitkan dengan nilai-nilai moral Pancasila. Moeldoko ibarat kacang lupa kulitnya, dia membabi-buta menikam orang yang telah membesarkannya.
Â
Maka tidak heran dan wajar kemudian apabila sejumlah ratusan senior, sejawat dan yunior-yunior Moeldoko yang tergabung dalam Forum Keprihatinan Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri serentak menyatakan kekecewaan dan keprihatinan atas tindak Moeldoko dalam upaya mengkudeta atau membegal Partai Demokrat.Â
Â
Mereka menilai sikap Moeldoko tidak mencerminkan kepatutannya sebagai purnawirawan TNI, terlebih sebagai purnawirawan Perwira Tinggi. Apalagi mereka melihat fenomena di berbagai media termasuk media sosial yang dipadati ungkapan kekecewaan dan bahkan hujatan yang ditujukan kepada Moeldoko.Â
Â
Para Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri ini juga memberikan dukungan penuh kepada para Hakim MA untuk mengambil keputusan sesuai norma hukum yang membela keadilan dan kebenaran sejati untuk rakyat dan negara.
Â
Sebenarnya Partai Demokrat tidak perlu kuatir pada tindakan yang dilakukan Moeldoko tersebut. Melihat fakta-fakta yang terungkap maka kemungkinannya MA akan menolak upaya PK Moeldoko. Namun seperti yang diungkap oleh Menko Polhukam Mahfud MD, ketika membongkar modus para hakim tidak berintegritas yang suka 'bermain' dengan putusan pengadilan (CNN indonesia 20 Maret 2023), maka persidangan PK di MA saat ini ibarat ruang
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0