Hal senada disampaikan Ketua DPD Hillsi Jawa Barat, Tatang Taqyudin. Menurutnya, LPK sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan membersamai perjalanan bangsa ini. Kontribusinya dalam mengurangi jumlah pengangguran sudah diakui.
“Mereka yang lulus sekolah atau kuliah sulit mendapatkan pekerjaan jika tidak mempunyai Kompetensi Diri yang mumpuni. Dari mana kompetensi itu didapat? Jawabannya ya ada di LPK. Mereka yang selesai sekolah lalu mencari kerja tapi tidak dapat-dapat karena tidak punya kompetensi, ujung-ujungnya ikut pelatihan di LPK,†papar Tatang.
Ia menegaskan, selain dapat kerja di pabrik atau industri, para lulusan LPK juga bisa berwirausaha sesuai dengan kemampuannya. Mereka yang belajar tata boga atau kecantikan, banyak yang punya usaha kuliner atau buka salon sendiri.
Tatang menyebutkan, Hillsi Jawa Barat punya banyak program unggulan, di antaranya pelatihan uji kompetensi dan penempatan kerja. Program kolaborasi antara Hillsi, KADIN, APINDO dan Disnakertrans Jawa Barat itu merupakan dukungan konkret dalam mewujudkan Jabar Juara.
“Untuk mendorong para alumni yang berwirausaha, DPD Hillsi sudah menggandeng BJB untuk pendampingan modal usaha,†ujarnya.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0