Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto melakukan kunjungan ke lokasi terdampak bencana banjir dan longsor di Pekalongan, tepatnya di Kecamatan Petungkriyono. Foto: Humas BNPB
“Dokumen R3P sangat penting. Melalui dokumen ini, kementerian terkait seperti Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dapat memberikan intervensi untuk fasilitas pendidikan yang rusak,” ujar Suharyanto.
Dampak Bencana dan Upaya Pencarian Korban
Menurut hasil kaji cepat pada 22 Januari 2025, bencana banjir dan tanah longsor menyebabkan 21 korban meninggal dunia dan lima orang masih dalam pencarian. Selain itu, 27 rumah rusak berat, lima jembatan rusak, serta tiga kendaraan hancur. Sebanyak 159 orang mengungsi akibat bencana ini.
Kepala BNPB juga mengarahkan agar upaya pencarian korban yang hilang terus dilakukan, dengan mengutamakan keselamatan masyarakat. Dalam hal ini, Basarnas akan memimpin operasi pencarian dan pertolongan sesuai standar operasional prosedur.
“Keselamatan rakyat adalah prioritas utama dalam penanganan darurat bencana. Kami akan mendukung penuh operasi pencarian dan pertolongan,” ujar Suharyanto.
Selain itu, Suharyanto juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, media massa, dan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana. Jawa Tengah, yang kini berada dalam status siaga darurat bencana hidrometeorologi basah, sudah melaporkan dampak bencana di lima wilayah, termasuk Kabupaten Pekalongan.
“Sinergi yang kuat dapat mengurangi dampak bencana dan mencegah kerusakan lebih lanjut,” tambah Suharyanto.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah menetapkan status tanggap darurat selama dua pekan, yang memungkinkan semua pihak terkait memberikan bantuan secara cepat dan efektif. BNPB juga telah menyalurkan dana darurat sebesar Rp 289,5 juta untuk membantu penanganan bencana, termasuk 200 paket sembako dan 100 paket makanan siap
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0