Foto: Instagram
KOSADATA - Data banjir di Jakarta saat ini mengalami penurunan jumlah wilayah terdampak dibandingkan dengan periode sebelumnya, atau saat Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.
Berdasarkan data yang bersumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, menunjukkan kondisi banjir di berbagai wilayah sejak tahun 2020 hingga 2023. Data ini menggambarkan adanya penurunan jumlah wilayah terdampak serta penurunan korban jiwa.
Misalnya pada tahun 2020, kecamatan terdampak banjir jumlahnya 44, sementara kelurahan berjumlah 215. Adapun titik banjir di tingkat RW mencapai 1.062 titik. Rata-rata ketinggian air mulai 10 sampai 350 cm serta lama genangan maksimal dua hari. Jumlah pengungsi di tahun ini mencapai 151.337 orang dan menelan korban jiwa sebanyak 23 orang.
Di tahun 2021, kecamatan terdampak banjir jumlahnya 35, sementara kelurahan berjumlah 118. Adapun titik banjir di tingkat RW mencapai 308 titik, kemudian tingkat RT mencapai 966 titik. Rata-rata ketinggian air mulai 5 sampai 300 cm serta lama genangan maksimal tiga hari. Jumlah pengungsi di tahun ini mencapai 15.463 orang dan menelan korban jiwa sebanyak 5 orang.
Sementara itu pada tahun 2022, kecamatan terdampak banjir jumlahnya 32, sementara kelurahan berjumlah 110. Adapun titik banjir di tingkat RW mencapai 281 titik, kemudian tingkat RT 889 mencapai titik. Rata-rata ketinggian air mulai 10 sampai 200 cm serta lama genangan maksimal dua hari. Jumlah pengungsi di tahun ini mencapai 3.672 orang dan menelan korban jiwa sebanyak 2 orang.
Kemudian di tahun 2023, kecamatan terdampak banjir jumlahnya 28,
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0