BNI dan OJK menggelar acara bertajuk "Financial Planning Education for Hong Kong's Diaspora". Foto: BNI
KOSADATA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan literasi keuangan bagi diaspora Indonesia di luar negeri. Hal ini dilakukan karena masih banyak penipuan investasi dan pinjaman online (pinjol) yang membidik pekerja migran Indonesia di luar negeri.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan bahwa OJK menerima banyak laporan kasus terkait penipuan investasi dan pinjaman online ilegal yang dialami oleh masyarakat. Sayangnya, modus yang sama juga menyentuh para PMI dan diaspora Indonesia di luar negeri.
"Oleh sebab itu, OJK dan BNI bekerjasama untuk secara konsisten memberikan edukasi perencanaan keuangan bagi diaspora Indonesia di luar negeri, termasuk para PMI di Hong Kong. Program ini merupakan bukti nyata dari bagaimana BNI mengimplementasikan fungsi Literasi Keuangan dan Perlindungan Konsumen bagi para nasabahnya di luar negeri," ujar Friderica dalam keterangannya, Senin (26
Dalam kesempatan ini, BNI dan OJK menghelat acara bertajuk "Financial Planning Education for Hong Kong's Diaspora". Selain Friderica, hadir juga Konsul Bea Cukai Ristola Nainggolan; General Manager Investor & Finance Education Council Dora Li; dan Direktur Network & Services BNI Ronny Venir.
Hadir juga para Pekerja Migran Indonesia (PMI), mahasiswa Indonesia, dan diaspora pengusaha di Hongkong secara offline dan online.
Direktur Network & Services BNI, Ronny Venir mengatakan, BNI merupakan Bank BUMN dengan mandat Go Global yang
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0