Suasana sesaknya ibadah haji 2025. Foto: Kemenag
KOSADATA — Masjidil Haram kian dipadati jamaah yang akan beribadah haji. Suasana berdesakan menjadi pemandangan harian di pelataran dan lorong masjid.
Tak sedikit jamaah terpisah dari rombongan, bahkan tersasar saat mencari terminal bus Shalawat untuk kembali ke hotel.
Kepala Bidang Perlindungan Jamaah (Linjam), Harun Al Rasyid menyampaikan sejumlah kiat agar jamaah tetap aman dan tidak tersesat saat beribadah di Masjidil Haram.
“Pertama, hapalkan rute bus Shalawat dari hotel ke Masjidil Haram, dan sebaliknya,” ujar Harun dilansir laman Kemenag, Jum'at, 23 Mei 2025.
Menurut Harun, setiap jamaah memiliki kartu bus yang memuat informasi rute. “Kartu ini harus selalu dibawa. Kalau lupa rute, bisa dilihat dari kartu bus,” ujarnya.
Terminal pemberhentian bus Shalawat juga perlu dihafal. Harun menjelaskan, terdapat tiga terminal utama di sekitar Masjidil Haram: Syib Amir untuk jamaah dari Syisyah dan Raudhah, Jabal Ka’bah bagi jamaah dari Jarwal, serta Ajyad untuk jamaah dari Misfalah.
Bila merasa bingung arah terminal, jamaah disarankan menjadikan Zamzam Tower atau WC 3 sebagai patokan. Di sekitar WC 3, petugas Sektor Khusus Masjidil Haram bersiaga memberi petunjuk arah.
“Jangan membawa uang berlebihan dan hindari memakai perhiasan mencolok,” ujar Harun mengingatkan. Ia menyarankan agar uang disimpan sebagian ke Ketua Kloter atau Ketua Rombongan, untuk mengurangi risiko kehilangan.
Harun juga menganjurkan jamaah berangkat ke masjid secara berkelompok, minimal dua atau tiga orang. “Kalau pun
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0