Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Riano P. Ahmad. Foto: dok. DPRD DKI Jakarta
KOSADATA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi menaikkan dana operasional untuk ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di seluruh wilayah Ibu Kota. Kenaikan tersebut akan mulai dicairkan secara bertahap mulai Oktober 2025.
“Kenaikan sudah saya tanda tangani. Akan diumumkan pada saatnya dan berlaku mulai Oktober,” ujar Pramono di Balai Kota, Rabu, 23 Juli 2025.
Pramono menyebut kebijakan ini sebagai bentuk penghargaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terhadap peran RT dan RW yang dinilai sebagai ujung tombak pelayanan publik.
“Merekalah perpanjangan tangan pemerintah, penjaga ketertiban lingkungan, dan penggerak utama di tingkat akar rumput,” ujar Pramono. Ia berharap tambahan dana ini bisa memacu kinerja RT dan RW agar lebih responsif dan humanis dalam melayani warga.
Langkah tersebut disambut positif oleh kalangan legislatif. Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Riano P. Ahmad menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut. Namun, ia mengingatkan pentingnya pemerataan bantuan bagi perangkat wilayah lainnya.
“Harus ada keadilan dan pemerataan,” kata politisi Partai NasDem itu saat ditemui di Gedung DPRD Jakarta.
Menurut Riano, penguatan pelayanan di tingkat wilayah tidak bisa hanya bertumpu pada RT dan RW. Ia menyebut sejumlah elemen lain seperti Juru Pemantau Jentik (Jumantik), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Dasawisma, hingga Posyandu dan PKK juga memiliki peran krusial.
“Semua elemen ini berperan penting dalam pelayanan di wilayah. Kenaikan dana operasional tidak bisa hanya di satu sisi saja,” tegasnya.
Riano
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0