Dr. Calum Miller mengisi seminar publik bertajuk ‘Aborsi Dalam Perspektif Al Kitab, Etika dan Medis’ di Sekolah Kristen Calvin, Jakarta Utara. Foto: kosadata
Menurutnya, aborsi juga memberikan konsekuensi negatif lainnya untuk tubuh, di mana kaum perempuan bisa mengakibatkan pendarahan hebat yang berujung pada infeksi. Masalah infeksi inilah, kata dia, bisa menyebabkan perempuan di masa mendatang kesulitan memiliki keturunan di kemudian hari.
“Banyak kaum perempuan yang melakukan aborsi pada kandungan pertama, lalu tidak bisa memiliki anak berikutnya, sehingga menimbulkan rasa sakit yang begitu besar bagi kehidupan perempuan itu,” ucap Miller.
Selain itu, aborsi juga bisa memicu kelahiran bayi prematur bagi kehamilan berikutnya. Bahkan, aborsi juga bisa mengancam kesehatan dan keselamatan bagi anak yang mengalami prematur.
“Aborsi juga bisa memecah belah (hubungan) keluarga, padahal keluarga merupakan hal yang penting. Keluarga adalah pelindung dan bisa memberikan rasa aman terakhir bagi kita,” ucapnya.
“Ketika tidak ada uang, tidak ada tempat tinggal, tidak ada makanan maka keluarga menjadi tempat di mana kita bisa meminta pertolongan itu,” lanjutnya. ***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0