Di pinggir Rawa, Ridwan Kamil membuat sketsa ruang publik tanpa penggusuran bagi warga Tanah Merah. Foto: Media Center RIDO
"Ini dulu lapangan, namanya Lapangan Cobra. Sekarang jadi rawa yang airnya enggak ngalir. Airnya tidak pernah kering meskipun kemarau, tapi pas musim hujan, banjirnya bisa sampai segini," ujar Agus sambil menunjuk lutut kakinya.
Ridwan Kamil kemudian menegaskan pendekatan pembangunan yang humanis, mulai dari mendengarkan keluh-kesah warga, mencari solusi secara kreatif dan tanpa mengorbankan warga setempat, serta melibatkan masyarakat dalam implementasi kegiatan.
“Membangun Jakarta tidak melulu memindahkan. Kita bisa merapikan, di luar negeri istilahnya kampong improvement. Waktu saya gubernur Jabar, saya ada program renovasi, nyaris 200 ribu rumah kita tata tanpa memindahkan warga,” tutupnya. ***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0