Digitalisasi Tiket Ferry, ASDP Catat Pengguna Ferizy Capai 2,32 Juta Orang

Dian Riski
May 29, 2024

Jumlah pengguna Ferizy meningkat. Foto dok ASDP Indonesia Ferry

pengguna jasa atau trafiknya terdistribusi merata sesuai konsep flattening the curve yang berdampak pada percepatan proses customer handling, dapat meminimalisir potensi antrian di pelabuhan, serta pencatatan manifest yang lebih akurat.

"Kami akan terus berinovasi dan menghadirkan fitur-fitur baru yang semakin memudahkan pergerakan masyarakat," tambah Shelvy. Ia juga mengatakan bahwa ASDP memiliki target penerapan layanan penjualan tiket via online di seluruh pelabuhan di tahun 2024 ini.

Adapun total sebanyak 26 pelabuhan yang telah menerapkan pemesanan tiket online melalui aplikasi ataupun website Ferizy, yaitu Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Ajibata, Ambarita, Jangkar, Sape, Labuan Bajo, Lembar, Padangbai, Jepara, Karimun Jawa, Ujung, Kamal, Kayangan, Pototano, Tanjung Kalian, Pagimana, Gorontalo, Galala, Hunimua, Waipirit, Namlea, Batulicin, dan Tanjung Serdang.

Rencananya, di awal bulan Juni mendatang akan dilakukan go live tiket online di Pelabuhan Bajoe dan Kolaka, yang berada di Sulawesi Selatan.

Sedangkan untuk kemudahan pembayaran tiket, pengguna jasa dapat menggunakan metode pembayaran melalui mekanisme transfer ataupun virtual account lewat Bank BRI, Mandiri, BNI, BCA, Permata Bank, Maybank, BSI, Danamon, CIMB Niaga, BTPN, Bank Maspion, BTN, dan Pospay. Pembayaran juga dapat dilakukan melalui e-wallet linkAja, shopee pay, blu BCA digital, OVO, dan Dana. Ragam pilihan metode pembayaran tersebut juga mempermudah pengguna jasa dalam melakukan pembayaran sesuai dengan bank atau pun e-wallet yang dimiliki. 

ASDP berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan kemudahan bagi pengguna jasa penyeberangan, salah satunya melalui aplikasi Ferizy. Dengan menggunakan Ferizy, pengguna dapat menikmati pengalaman pemesanan tiket penyeberangan yang mudah, aman, dan nyaman.


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0