Selain itu, pihaknya juga melakukan efisiensi dari sisi operasional. Sehingga, beban perusahaan untuk biaya operasional lebih ringan. Dia meyakini, dua strategi ini mampu menjadikan PAL Jaya menjadi BUMD paling sehat.
" Efesiensi emang biasanya di operasional. Misalnya, kayak ada antisipasi kenaikan beban, kita lakukan efisiensi mana yang lebih pas lah yang dilakukan penyesuaian dan sebagainya. Banyak sih item, pos pos, biaya yang kita sesuaikan dengan kondisi," imbuhnya.
Sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail menyebut Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah Jaya (Perumda Paljaya) menjadi BUMD paling sehat setelah Bank DKI. Pasalnya, PAL Jaya tidak terkena imbas pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.
"Kalau PALJAYA justru bagus, PAM baru mau pulih. (BUMD sehat lainnya), Bank DKI. PAL itu ternyata diam-diam (bagus), karena dia pas Covid sendiri tetap saja gak terkena imbas yang signifikan. termasuk stabil," ujar Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail, Selasa (7/2/2023).
Diakuinya, Komisi B DPRD DKI Jakarta terus mendorong BUMD di Jakarta untuk berkinerja baik. Setiap BUMD diminta untuk mencari terobosan agar mereka tidak melulu mengharapkan penanaman modal daerah (PMD). ***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0