Proyek MRT Jakarta Fase 2A. Foto: ist
Pada paket kontrak CP203 yang mencakup Stasiun Glodok dan Kota, progres pembangunan terowongan penghubung telah mencapai 66,23 persen. Pekerjaan struktur peron, tangga, dan instalasi mekanikal di Stasiun Kota juga terus berlangsung, sementara di Stasiun Glodok, tim konstruksi sedang mempersiapkan peluncuran mesin bor terowongan.
Pembangunan sistem perkeretaapian dan rel untuk fase 2A (CP205) juga sudah dimulai pada 17 April 2024 dengan kontrak yang berlangsung hingga 2029. Hingga 25 Desember 2024, progres pekerjaan ini mencapai 10,01 persen.
Cakupan pekerjaan mencakup simulasi pengangkutan rel dan penyambungan sistem kelistrikan. Sementara itu, proyek rolling stock (CP206) dan sistem pembayaran otomatis (CP207) sedang dalam tahap negosiasi dan persetujuan tender.
Fase 2A MRT Jakarta akan terdiri dari tujuh stasiun bawah tanah, yakni Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota. Proyek ini dibagi menjadi dua segmen, yaitu segmen pertama Bundaran HI–Harmoni yang ditargetkan selesai pada 2027, dan segmen kedua Harmoni–Kota yang ditargetkan selesai pada 2029. Fase 2B yang akan melanjutkan perjalanan ke Depo Ancol Barat masih dalam tahap studi kelayakan.
"Dengan kemajuan yang terus berlangsung, MRT Jakarta Fase 2A diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan transportasi publik dan pengembangan kawasan perkotaan yang lebih terintegrasi," ungkapnya.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0