Fransiscus Go, Foto: Ist
Menanggapi Bobby dan Daniel, Fransiscus Go mengatakan, mekanisme penyaluran bantuan sosial yang selama ini dilakukan pemerintah, harus diperbaiki dan harus tepat sasaran. Selama ini, kata Frans, bantuan langsung dari pemerintah hanya berhenti di seputar kerabat keluarga RT atau RW saja.
Terkait pembenahan di bidang pendidikan, Frans Go menegaskan, agar NTT dapat bersaing dengan daerah lainnya di Indonesia, maka sumber daya manusia NTT perlu dipersiapkan. Ibarat kereta api, lanjut Frans, jika lokomotifnya handal dan cakap, maka gerbong – gerbong seperti kemiskinan, ketertinggalan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, stunting, pariwisata dan lainnya, bisa ditarik.
Karena itu, kata Frans, pembangunan sumber daya manusia dipandang perlu untuk dibenahi dan ditingkatkan. Frans Go lalu membeberkan data BPS Provinsi NTT yang sangat miris, jika bicara pendidikan dan kemiskinan.
“Pendidikan kita berada di urutan ke 30 dari 34 provinsi. Sebaliknya, jika bicara kemiskinan, Provinsi NTT berada di urutan ketiga setelah Papua dan Papua Barat. Ini sungguh ironis, karena sudah berlangsung puluhan tahun,” Tutup Frans.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0