Foto: Ist
"Hanya saja, postingan "jurnalisme warga" tersebut sering tidak mengindahkan kaidah - kaidah Jurnalistik. Sebuah berita mesti memenuhi unsur 5W plus 1H. Harus cek n ricek, sehingga tidak dikategorikan hoax," kata Robert.
"Nah di sinilah masalahnya. Menuangkan hasil liputan pandangan mata atau hasil wawancara dalam bentuk jurnal atau laporan, tidak semua orang bisa. Karena itu, melalui pelatihan ini setidaknya para mahasiswa mengetahui dunia Jurnalistik seperti apa? Bisa menulis berita saja, itu sangat bagus," sambungnya.
Sebagai informasi, GMT Institute dan YFMG merupakan yayasan yang bergerak di bidang sosial, ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Berbagai kegiatan dan jejak yayasan tersebut bisa dilihat dan ditelusuri di google dengan kata kunci "frans go".
Pelatihan Jurnalistik GMT Institute dan YFMG ini akan berlanjut di seluruh NTT. Sabtu besok akan dilaksanakan di Maumere, Kabupaten Sikka.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0