KOSADATA - Sebuah tradisi di tengah-tengah masyarakat, pada umumnya ialah warisan dari para pendahulunya yang dirawat serta dipelihara oleh para pelanjut sehingga bisa melintasi generasi. Namun begitu, hal yang jarang terjadi ialah munculnya generasi dengan terobosan positif yang dengan ide-ide cemerlangnya menjadi inspirasi lahirnya tradisi baru.Â
Menariknya, hal itulah yang menjadikan sekumpulan Remaja di kampung Tanjungsirna desa Banjarsari kec. Sukaresik, kab. Tasikmalaya tampil berbeda.Â
Para Remaja yang menamai dirinya Merdeka Remaja Tanjungsirna (Meretas) ini telah berhasil melahirkan berbagai langkah yang memberikan manfaat untuk masyarakat seperti program peduli jompo Tanjungsirna, gerakan literasi Pemuda, kencleng rumahan berbagi, gerakan pemuda pelopor kampung, dan Remaja peduli guru.Â
Inisiator pertama Meretas Nanang Indrawan mengungkapkan, Remaja dan kepeduliaan merupakan dua hal yang bisa diramu menjadi kekuatan bagi lahirnya tradisi baru yang dapat memengaruhi masa depan daerahnya.Â
"Saya percaya, hal yang baik yang baru, ketika digalakkan dan terus diwariskan, disadari atau tidak, ia akan menjadi tradisi baru yang positif," Ujar Nanang kepada kosadata.com di Tasikmalaya, minggu, 16 April 2023.
Hal itu diamini oleh ketua Meretas generasi ke-4 sayyid Salahudin. Menurutnya, apa yang hari ini dirawat baik berupa literasi, kepeduliaan, ataupun udunan dan program berbagi, semuanya merupakan cara generasi melestarikan tradisi.Â
"Generasi pendahulu telah melakukan banyak hal yang baik yang berhasil diwariskan. Dan saya
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0