Hutan Disulap Jadi Sumber Uang, Warga Jembrana Tak Lagi Tebang Pohon Sembarangan

Ida Farida
Aug 04, 2025

Warga Jembrana jaga perhutanan sosial. Foto: dok. Pertamina

yang dijaga dengan baik bisa menjadi sumber penghidupan yang lestari,” ujar Sugiantara.

 

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa program ini mendukung ketahanan pangan nasional, sejalan dengan prioritas pemerintah. “Kami ingin mengoptimalkan potensi lahan hutan agar produktif, terutama untuk meningkatkan hasil pangan masyarakat,” katanya.

 

Hingga kini, Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Hutan Lestari Pertamina telah menanam lebih dari 8 juta bibit pohon darat dan mangrove di 337 lokasi. Sebanyak 13 di antaranya merupakan kawasan perhutanan sosial. Program ini memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 4.000 orang, dengan kontribusi ekonomi mencapai Rp3 miliar per tahun.

 

Fadjar menambahkan, upaya ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya terkait ketahanan pangan (SDG #2), penanganan perubahan iklim (SDG #13), serta perlindungan ekosistem laut dan daratan (SDG #14 dan #15). “Pertamina berkomitmen untuk terus mendorong program berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG), menuju target net zero emission pada 2060,” ujarnya.

 

Bagi warga Yehembang Kangin, program ini lebih dari sekadar pelestarian lingkungan. Ini adalah jalan untuk hidup sejahtera tanpa harus merusak hutan. Sebuah bukti bahwa dari desa kecil di Bali, semangat menjaga bumi bisa tumbuh dan memberi dampak nyata.***


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0