Sejumlah operator Jaklingko melakukan unjuk rasa DI Balai Kota DKI Jakarta. Foto: ist
Hingga kini, Gilbert tidak mengetahui adanya dugaan keterlibatan koleganya di Komisi B DPRD DKI Jakarta dalam pengaturan kuota peremajaan Mikrotrans di salah satu koperasi angkutan umum. Kata dia, persoalan ini akan lebih jelas ketika Transjakarta dan sopir angkutan umum dipanggil dalam forum yang sama.
"Kami tidak tahu, makanya kami akan ajak dialog, karena kalau itu disampaikan, kan mereka tentu harus kasih bukti. Kalau kemudian dikatakan demikian, mana buktinya?," imbuhnya.
Menurut dia, kedua pihak tidak akan dipanggil dalam rentang waktu pekan ini. Soalnya DPRD dan Pemerintah DKI sedang menggelar rapat pembahasan dari pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P2APBD) pada pekan ini.
"Karena pekan ini kan kami rapat komisi dengan eksekutif. Tadi kami tidak tahu permasalahannya, karena kan rapat komisi di sini sampai besok, besok lusa sampai hari Senin, Rapat Badan Anggaran (Banggar). Jadi kami tidak akan punya waktu dalam minggu ini, tetapi kami akan sikapi," jelasnya.
Diketahui, ratusan sopir angkutan umum yang tergabung dari Forum Komunikasi Laskar Biru (FKLB) berunjuk rasa di depan kantor Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2024) pagi. Mereka menyampaikan beberapa tuntutan, salah satunya agar Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memecat Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza yang dinilai tak becus dalam memimpin perseroan.
"Pak Pj Gubernur, tolong turunkan direksi Transjakarta," tulis pendemo dalam spanduk yang dibentangkan di depan Balai Kota Jakarta, Selasa (30/7/2024).
Koordinator lapangan, Fahrul Fatah menuntut beberapa
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0