Indonesia Jajaki Potensi Kerja Sama Infrastruktur Hijau dan Cerdas Iklim dengan Bangladesh

Dian Riski
Jun 13, 2024

Pertemuan bilateral Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dengan Menteri Lingkungan, Hutan dan Perubahan Iklim Bangladesh Saber Hossain Chowdhury, di Tajikistan, Selasa (11/6/2024). Foto dok Kementerian PUPR

sumber energi terbarukan, salah satunya pembangunan bendungan PLTA.

Indonesia telah membangun 248 bendungan di mana 61 bendungan dibangun pada periode 2015-2024, di mana 43-nya memiliki potensi PLTA 255,15 MW.

Sementara di antara 248 bendungan, terdapat 246 bendungan memiliki potensi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung hingga 13,575 MW. 

Melalui pertemuan ini Menteri Basuki berharap dapat meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Bangladesh yang sudah terjalin selama 50 tahun. 

“Kami rasa banyak kesamaan yang dilakukan di Indonesia dan Bangladesh, sehingga peluang kerja sama sangat memungkinkan untuk terwujud. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dan kerja sama untuk memperkuat hubungan bilateral kita,” tandas Menteri Basuki.

Dalam pertemuan ini Menteri Basuki juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas partisipasi Bangladesh dalam World Water Forum ke-10 yang telah diselenggarakan di Bali 18-25 Mei 2024.

Menteri Chowdhury berharap dapat bekerja sama dengan Indonesia terutama pada pengelolaan sektor hutan, peringatan dini banjir, bencana alam dan material ramah lingkungan.

“Di samping itu kami juga berharap ada kerja sama KPBU dalam pengelolaan mangrove. Kami memiliki hutan Sundarbans yang merupakan situs warisan dunia UNESCO. Melalui kerja sama ini kami harap bisa meningkatkan penanaman mangrove,” ucap Menteri Chowdhury.


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0