Direktur Utama Pertamina,, Simon Aloysius Mantiri dan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo membubuhkan tanda tangan di hadapan CEO Danantara, Rosan Roeslani. Foto: dok. Pertamina
Kesepakatan ini mengatur kerja sama pengembangan energi panas bumi untuk pembangkit listrik, termasuk komitmen pengadaan Independent Power Producer (IPP) Project Cogen di Ulubelu BU 30 MW dan Lahendong BU 15 MW.
Darmawan Prasodjo menegaskan, langkah ini merupakan strategi cepat (quick-win) untuk mendongkrak kapasitas PGE menjadi 1 Giga Watt (GW) dalam 2-3 tahun ke depan.
“Indonesia memiliki potensi panas bumi terbesar kedua di dunia, namun baru 10 persen yang dimanfaatkan. Ini peluang emas yang tidak boleh disia-siakan,” ujarnya.
Sinergi antar perusahaan pelat merah ini diharapkan menjadi pendorong lahirnya ekosistem energi bersih dari hulu ke hilir. Selain mengurangi emisi karbon, proyek panas bumi juga diharapkan menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah.
“Pertamina sebagai pemimpin transisi energi akan terus mendukung target net zero emission 2060. Setiap langkah ini adalah kontribusi nyata menuju Sustainable Development Goals (SDGs),” tegas Simon.***
Update terus berita KOSADATA di Google News.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0