Wagub DKI Jakarta, Rano Karno menyerahkan LKPD 2024 kepada BPK. Foto: Humas Pemprov DKI Jakarta
"RDF Plant terus mengalami penundaan, dari awal tahun hingga kini ditargetkan selesai pada Juli 2025. Namun, pertanyaan besarnya adalah siapa yang bertanggung jawab atas pembatalan ITF dan kegagalan RDF Plant?" Kata Sugiyanto.
Selain ITF dan RDF, ia juga menyoroti persoalan pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) dan kandang Persija, penyelenggaraan Formula E, pengelolaan Rumah Susun Sederhana untuk Warga (RSSW), bantuan sosial Covid-19, serta temuan-temuan LHP BPK dari 2005 hingga 2023.
Sugiyanto berharap Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno dapat menggunakan data rekomendasi BPK sebagai bahan evaluasi kebijakan. Langkah ini, menurutnya, dapat membantu mengidentifikasi kebijakan yang keliru dan berpotensi merugikan negara, terutama yang mengandung indikasi Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
"Dengan keterbukaan data dan evaluasi yang menyeluruh, kebijakan yang lebih baik dapat dirumuskan demi kemajuan Jakarta dan kesejahteraan masyarakatnya," pungkasnya.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0