Jabar Dapat Bantuan Lima X-Ray Portabel Masifkan Deteksi Dini TBC

Kakang Nan
Aug 02, 2024

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kiri), Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin (tengah), dan Dubes Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Aldhaheri (kanan) meninjau alat x-ray portabel di Gedung Sate Bandung, Jumat (2/8/2024).

karena populasinya paling banyak (di Jawa)," ucap Budi Gunadi. 

 

Untuk menjangkau Jabar yang terdiri dari 27 kabupaten/kota memerlukan waktu lama, sehingga tidak memungkinkan untuk mendeteksi secara fisik, namun deteksi bisa dimaksimalkan dengan metode tes dahak atau tes darah. 

 

"Karena itu tidak bisa diobservasi secara fisik, jadi harus dengan metode rontgen atau tes darah atau tes dahak pakai alat yang namanya TCM seperti PCR. Tapi itu susah terutama untuk anak-anak, kalau dewasa mungkin lebih mudah. Itu sebabnya anak-anak lebih banyak pakai rontgen, cuma rontgen itu terbatas karena harus di rumah sakit. Itu sebabnya ini (x-ray) yang bisa dibawa (portabel)," jelas Budi. 

 

Bantuan X-ray Portabel tersebut, merupakan hasil kerja sama pemerintah Indonesia dengan Uni Emirat Arab senilai 10 juta USD atau Rp153 miliar. Selain Jabar provinsi lain juga dapat Jateng (enam unit), DKI Jakarta (tiga), Sulsel (tiga), Banten, Sumut, NTT masing - masing dua unit, serta Jatim, Maluku masing-masing (satu unit). 

 

Dubes Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Aldhaheri berpesan momentum peringatan Hari Anak Nasional dapat meningkatkan kesadaran TBC di kalangan anak-anak. 

 

"Peringatan Hari Anak Nasional Indonesia peluang penting untuk meningkatkan kesadaran di kalangan anak-anak tentang TBC untuk mendorong peningkatan pengetahuan dan upaya pengobatan TBC di masyarakat. Selamat atas kerja sama ini dan harapan terbaik untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang TBC serta menyoroti pentingnya seni deteksi dini yang dilakukan melalui kolaborasi," tuturnya.


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0