Deden mengakui, Ridwan Kamil luar biasa dalam mengelola media sosial (medsos). Namun, kata Deden, medsos didominasi oleh kaum milenial dan popularitas tinggi belum tentu berbanding lurus dengan elektabilitas.
"Poinnya dia (Ridwan Kamil) bisa naik ke RI 1 atau 2 meskipun berat, kemudian Jabar meskipun juga berat. Ada beberapa hal yang saya lihat anginnya tidak baik-baik saja bagi Pak RK ketika memimpin Jabar hari ini," beber Deden.
Disinggung soal Ridwan Kamil maju ke Pilgub DKI Jakarta, Deden menilai, Ridwan Kamil tidak sama dengan Joko Widodo (Jokowi). Ketika itu, Jokowi merintis dari Wali Kota Solo, lalu naik menjadi Gubernur DKI Jakarta dan terpilih menjadi Presiden RI.
"RK ini dari wali kota mulus, naik ke provinsi mulus, sekarang dalam beberapa hal, terjadi ada beberapa problematika A B C D," beber Deden.
Maka dari itu, langkah Ridwan Kamil maju di Pilgub DKI Jakarta tidak bisa diprediksi. Terlebih, ketika partai pengusungnya nanti tidak bulat mendukung Ridwan Kamil.Â
"Tetapi kalau bulat, yah tentu dia harus berkalkulasi dengan cara-cara pendekatan seperti yang dilakukan Pak Jokowi seperti naik dari Wali Kota Solo ke Jakarta dengan mesin partai yang bekerja secara rapih dan cermat yaitu PDIP," tandasnya.(***)
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0