Hotel Meruorah, Labuan Bajo jadi ASEAN Ministrial Meeting. Foto: dok ASDP Indonesia Ferry.
"Dalam menjunjung tinggi visi perusahaan yaitu ‘Terdepan dalam menghubungkan masyarakat dan pasar melalui jasa penyeberangan-pelabuhan terintegrasi dan tujuan wisata waterfront’, adanya Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo khususnya Hotel Meruorah ini menjadi upaya besar dalam pengembangan bisnis waterfront ASDP untuk memajukan destinasi wisata tanah air,” ungkapnya.
Berada di dalam garapan PT Indonesia Ferry Property (IFPRO), yang merupakan perusahaan patungan dua BUMN yakni ASDP dan PP, kehadiran Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo ini tidak hanya mendukung konektivitas wilayah menuju destinasi wisata melalui penyeberangan, tetapi juga membangun infrastruktur kawasan pendukung pariwisata.
Selain Hotel Meruorah, fasilitas lain di Kawasan Marina Labuan Bajo adalah area komersial yang sekaligus sebagai lokasi untuk mempromosikan produk UMKM: dermaga ferry dan marina berkapasitas sandar 135 kapal yacht; beach club, yang mampu menampung 450 orang; dan Hotel Mid Tier.
Kedepannya, Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo ini akan menjadi kawasan pariwisata unggulan berstandar Internasional.
“Harapannya dengan adanya kegiatan bertaraf internasional di Kawasan ini dapat menjadikan momentum besar bagi kebangkitan pariwisata Indonesia khususnya di Labuan Bajo dan Hotel Meruorah,” kata Shelvy.
ASDP terus mendukung potensi Kawasan Marina Terpadu Labuan Bajo sebagai sebuah ekosistem yang berkelanjutan terutama dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan sektor perekonomian serta pariwisata di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0