Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid. Foto: dok. Daarut Tauhiid
KOSADATA – Dalam keseharian yang penuh tekanan, kecemasan, dan hiruk pikuk urusan dunia, manusia sering kali lupa bahwa ketenangan hati tak selalu datang dari upaya mengendalikan keadaan.
Dai kondang KH Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa Aa Gym mengingatkan, penyebab stres kerap kali bukan karena situasi di luar diri, melainkan karena terlalu banyak berpikir dan minim berdzikir.
“Manusia itu diberi anugerah akal oleh Allah Ta’ala. Ini aset luar biasa. Tapi kalau akal digunakan tanpa dibingkai iman dan dzikir, pikiran itu bisa liar ke mana-mana, membayangkan hal-hal yang belum tentu terjadi. Akhirnya kita sendiri yang gelisah,” ujar Aa Gym dalam laman resmi Daarut Tauhiid, Kamis, 10 Juli 2025.
Menurut pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid ini, berpikir memang menjadi keistimewaan manusia, tetapi harus disertai kesadaran akan kehadiran Sang Pencipta. Ia menekankan pentingnya berdzikir di sela aktivitas akal, sebab hati yang selalu ingat Allah akan lebih kuat menghadapi tekanan hidup.
“Kita boleh berpikir keras, merancang masa depan, memecahkan masalah. Tapi jangan pernah lepas dari dzikir. Karena saat pikiran keluar jalur, Allah kasih alarm berupa rasa gelisah. Itu bukan hukuman, tapi bentuk sayang-Nya supaya kita ingat kembali,” katanya.
Aa Gym pun mengajak umat Islam melatih diri menyelaraskan pikiran dengan dzikir. Sebab, menurut dia, ketenangan hakiki hanya bisa diperoleh melalui hati yang terhubung dengan Allah.
Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an Surat
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0