Kantor Kabupaten Bekasi
Sedangkan jika tujuannya untuk meningkatkan inovasi Bumdesa di Kabupaten Bekasi, dia menilai Bali bukan tempat yang tepat.
"Potensi desa di Kabupaten Bekasi berbeda dengan desa-desa di Provinsi Bali. Kabupaten Bekasi merupakan wilayah industri, sedangkan Bali maju di sektor pariwisatanya," ujarnya.
Meski begitu, Seylla mengakui ada beberapa desa di Kabupaten Bekasi berpotensi dalam meningkatkan sektor pariwisatanya, namun jumlahnya sangat terbatas.
"Jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Jadi, tidak semua desa wajib mengikuti Bimtek di Bali. Jika semuanya ikut, dikhawatirkan hanya akan menjadi ajang liburan," tegasnya.
Dirinya juga mempertanyakan relevansi mengikutsertakan seluruh desa dalam Bimtek di Bali, mengingat perbedaan potensi dan fokus pembangunan antara desa-desa di Kabupaten Bekasi dan Bali.
Oleh karena itu, Seylla mengusulkan agar hanya desa-desa tertentu saja yang memang membutuhkan peningkatan sektor pariwisata yang mengikuti Bimtek tersebut.
Selain itu, Seylla juga mempertanyakan mengapa direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dari setiap desa tidak diajak untuk mengikuti Bimtek tersebut jika salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan inovasi BUMDesa.
"Dengan tidak diajaknya direktur BUMDesa, dapat kita lihat bahwa kegiatan Bimtek ini hanya bersifat seremonial belaka," tegasnya. (***)
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0