Kereta Api Indonesia. Foto dok KAI
“Petugas prasarana ekstra akan dialokasikan untuk daerah dengan kebutuhan operasional tinggi, sebanyak 777 tenaga tambahan meliputi Penjaga Jalan Lintas (PJL), Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ), dan Petugas Dapsus di area Jawa dan Sumatera. Pelatihan intensif telah diberikan juga kepada seluruh petugas pemeriksa dan perawatan untuk meningkatkan keahlian personil di lapangan,” tandas Anne.
Di samping itu, KAI turut memastikan keandalan sarana dan prasarana dengan melakukan ramp check. “Ramp check atau pemeriksaan kelayakan dan kesiapan lokomotif dilakukan untuk menjamin kereta api dalam kondisi prima,” ujar Anne.
Selain itu, KAI juga melakukan peningkatan pengawasan dan pemeriksaan intensif di titik-titik potensi rawan bencana. Alat Material Untuk Siaga (AMUS) ditempatkan di lokasi strategis yang siap kapan saja diperlukan untuk digunakan ke semua lokasi demi mendukung kelancaran Nataru 2024/2025.
“KAI berkolaborasi dengan aparat keamanan dan berkoordinasi dengan kewilayahan setempat untuk meningkatkan kemanan dan ketertiban (Kamtib) perjalanan kereta api. Kamtib terdiri dari Polsuska, security, serta berkolaborasi dengan TNI/Polri dari pihak eksternal,” tutur Anne.
KAI mengimbau pelanggan kereta api untuk memanfaatkan layanan informasi resmi dan tidak ragu meminta bantuan kepada petugas jika diperlukan.
"KAI berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan kereta api," tutup Anne.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0