Kementerian PUPR resmikan tiga jembatan. Ketiga jembatan tersebut adalah Jembatan Gantung Desa Sebadak di Kecamatan Ketungau Hulu, Jembatan Gantung Desa Sumber Sari di Kecamatan Ketungau Tengah, dan Jembatan Gantung Desa Ratu Damai di Kecamatan Ketungau H
"Harapan kami masyarakat juga membantu merawat jembatan agar konstruksinya bisa berumur panjang," kata Lasarus.
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat Handiyana mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Desa Sebadak, Jembatan Gantung Desa Sumber Sari, dan Jembatan Gantung Desa Ratu Damai merupakan bagian dari bantuan Pemerintah Pusat yang saat ini sudah beroperasi dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Jembatan ini khusus diperuntukan bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Namun berdasarkan papan petunjuk safety yang dipasang di kedua sisi jembatan, dalam keadaan darurat kendaraan roda empat seperti ambulans bisa melintas," kata Handiyana.
Jembatan Gantung Desa Sebadak sepanjang 84 meter dikerjakan penyedia jasa PT Puga Mandiri Group dengan anggaran Rp3,8 miliar melalui APBN TA 2021. Kemudian Jembatan Gantung Desa Sumber Sari memiliki panjang 120 meter dikerjakan penyedia jada CV Asri Karya dengan anggaran sebesar Rp8,6 miliar dari APBN TA 2022-2023.
Terakhir, Jembatan Gantung Desa Ratu Damai sepanjang 84 meter dikerjakan penyedia jasa PT Varia Indah Lestari dengan anggaran senilai Rp2,7 miliar dari APBN TA 2018.
Wakil Bupati Sintang Melkianus turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian PUPR dan DPR RI atas kolaborasi dalam pembangunan infrastruktur kerakyatan berupa jembatan gantung di Kabupaten Sintang.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0