Ketua Lembaga Falakiyah PWNU DKI Jakarta, Abdul Qholik Soleh
"Oleh karenanya perbedaan itu menurut kami dari Nahdlatul Ulama jangan menjadi pemicu, mau mengawali puasa tanggal 1 Ramadan harus menghargai, kami dari NU menggunakan metode hisab dan melaksanakan wujudul hilal yang tepatnya pada 11 Maret itupun harus menghargai itu," ucapnya.
"Namun demikian, kita kembali ke perintah Allah yang telah memerintahkan untuk taat kepada Allah, taat kepada rasul, dan ulil amri dalam hal ini pemerintah. Oleh karenanya kepada siapa kita akan taat, taat lah pada pemerintah dan tunggulah hasil sidang isbat itulah kebersamaan kita khususnya Indonesia dalam mengawali dan mengakhiri Ramadan," katanya.(***)
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0