Peneliti dari ARC Training Centre for Future Crops Development dan Australian National University (ANU) menyatakan tema KONEKSI adalah ‘Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan: Mengembangkan Varietas Tanaman yang Bergizi dan Tahan Iklim’.
Ketiga, membangun teknologi pemuliaan padi lokal Indonesia berbasis metode gene-editing. Terakhir, memetakan lanskap regulasi dan sikap masyarakat terhadap teknologi rekayasa genetika di Indonesia, terutama dalam bidang pertanian.
Pada hari terakhir, tim KONEKSI berkesempatan mengunjungi Waite Campus, University of Adelaide. Waite Campus adalah lokasi dari ARC Centre of Excellence in Plants for Space (P4S) yang merupakan konsorsium penelitian.
Turut hadir dalam program workshop ini; Dr. Yustina C.F.S., Dr. Aris Hairmansis, Dr. Yudhistira Nugraha, dan Trias Sitaresmi, M.Sc. dari BRIN; Prof. Inez Slamet-Loedin dari IRRI, serta tim asistem peneliti dari UGM.
Dr. Hendry Susila berharap melalui kegiatan ini kerja sama Fakultas Biologi UGM dengan ANU dan peneliti juga akademisi di Australia bisa terus berlanjut dan menguat.
Khususnya, bagi mahasiswa maupun dosen agar bisa meningkatkan kapasitas, kapabilitas, serta jejaring internasional sebagai bentuk komitmen UGM mendukung pembangunan berkelanjutan.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0