Dari sisi angka terkini yang menggambarkan volume per lintas, per Januari 2023, dari lin Bogor saja mencatat 10,4 juta. Dari Bekasi/Cikarang mencatat 5,9 juta, dan lin Tangerang mencapai 1,5 juta penumpang.
Pergerakan tersebut berkorelasi langsung dengan kegiatan perekonomian. Pasalnya, sebagian besar pengguna bepergian untuk keperluan ekonomi; bekerja sebagai pekerja harian lepas, pegawai pemerintah, pegawai swasta, hingga para pedagang keliling dan pedagang kaki lima.
Praktis ini menjadi indikator bahwa mobilitas masyarakat, terutama pengguna KRL, sekaligus membantu berlangsungnya perputaran uang di kota-kota yang menjadi destinasi penumpang.
Terlebih sejak pandemi semakin melandai, animo masyarakat beraktivitas semakin tinggi, daya beli membaik, hingga berdampak positif pada penjualan di sentral-sentral perbelanjaan seperti Tanah Abang, Sudirman, bahkan Kota Tangerang sampai ke Bogor dan Bekasi.
Ditambah lagi, beberapa stasiun yang terjangkau oleh KRL sendiri tercatat berada di dekat kawasankawasan di mana perekonomian masyarakat berlangsung.
Maka itu, keberadaan KRL tak hanya identik dengan mobilitas, tetapi juga identik dengan aktivitas perekonomian.Â
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0