KOSADATA - Dua atau Hio seringkali menjadi pelengkap dalam peribadatan Orang Tionghoa. Hio seukuran lidi yang dibakar menimbulkan asap tipis hingga menimbulkan wewangian khas yang dipersembahkan untuk Tuhan dan siapapun yang di doakan.
Hio sendiri berarti harum. Sesuai dengan arti namanya, Hio mengeluarkan wangi yang khas ketika dibakar. Tidak hanya Orang Tionghoa, umat Hindu pun menggunakan Hio dalam ibadah mereka. Tentu saja dengan nama yang berbeda.
Jumlah Hio yang dibakar dalam setiap peribadatan bervariasi, sesuai dengan kepercayaan masing-masing individu. Dalam kepercayaan Orang Tionghoa, Hio yang dibakar ketika beribadah berjumlah dari 1 sampai 9 Hio.
Namun ada juga yang membakar sampai puluhan bahkan ratusan Hio dalam sekali ibadah. Lalu apakah makna dari jumlah Hio yang dipakai ketika beribadah? Berikut penjelasan Koh Ayung (Khoe Yoeng Hin), Pengurus Vihara Dhanagun, Bogor seperti dilansir laman Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Rabu (26/7/2023).
Satu Hio
Satu berarti esa atau tunggal. Ketika seseorang membakar satu Hio ketika beribadah, maka ibadah orang tersebut dikhusukan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dua Hio
Dua berarti Yin dan Yang. Membakar dua Hio juga disimbolkan sebagai peribadatan atau doa kepada kedua orang tua.
Tiga Hio
Membakar tiga Hio dilambangkan sebagai ibadah untuk alam semesta yang terdiri dari 3 unsur, yaitu bumi, langit, dan manusia.
Empat Hio
Dalam kepercayaan masyarakat Hokkian, di
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0