Sejumlah mahasiswa UGM melakukan riset regenerasi petani. Foto: UGM
Dalam proses pengambilan data, tim PKM RSH UGM melakukan wawancara mendalam terhadap 20 narasumber yang terdiri dari petani tua, petani muda sebagai pelaku pertanian bawang merah di lahan marginal, nonpetani, dan pedagang perantara bawang merah.
Wawancara mendalam dilakukan untuk mengetahui motivasi, faktor pendukung, dan faktor penghambat untuk berkecimpung di dunia pertanian. Dengan begitu, dapat diketahui hal apa saja yang perlu dilakukan untuk mendorong peningkatan minat pemuda untuk terjun ke pertanian. Tak hanya melalui wawancara, tim PKM RSH UGM juga mengadakan FGD untuk memvalidasi dan mendiskusikan jawaban dari setiap narasumber saat wawancara.
Dari riset awal yang dilakukan tim PKM RSH UGM didapatkan sebuah proses yang dapat menjadi inovasi dalam mengatasi permasalahan regenerasi petani yaitu aglomerasi wilayah pertanian. Aglomerasi merupakan sebuah proses pemusatan aktivitas yang serupa dan berhubungan dalam satu wilayah.
Menurut studi yang dilakukan Richard, 2018 diketahui adanya proses aglomerasi, menjadikan pertanian dapat berjalan dengan lebih baik karena terjadi penghematan sumber daya dan modal, transfer pengetahuan, serta transportasi.
Ira menambahkan pertanian bawang merah di Desa Srigading pun terindikasi sudah menerapkan aglomerasi. Hal ini ditandai dengan adanya kelompok-kelompok tani yang bersinergi untuk memajukan pertanian bersama.
“Kami berharap dapat menemukan rumusan strategi aglomerasi yang tepat untuk bisa diterapkan di wilayah pertanian lain, sehingga dapat menjadi solusi dari permasalahan regenerasi petani,” ucapnya.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0