Menkum RI tertarik dengan inovasi ITPLN. Foto: dok. ITPLN
Dia memastikan, konsumsi listrik dalam teknologi ini lebih efisien berkat integrasi PLTS. Hal ini membuktikan bahwa pengolahan limbah bisa dilakukan dengan hemat energi sekaligus berkontribusi pada target pengurangan emisi.
Teknologi ini, ucapnya, kini sedang diuji pada tanaman untuk memastikan efektivitas struvite sebagai pupuk. Hasil awal menunjukkan potensi besar untuk sektor pertanian, industri pengolahan pangan, dan peternakan.
Selain dimanfaatakan untuk proses pupuk, teknologi berbasis elektrokimia dapat digunakan untuk mereduksi penggunaan bahan kimia untuk pengolahan air limbah industri.
Secara aplikasi dilapangan dalam full scale kapasitas dapat mereduksi opex 50-75% baik dari biaya kimia, dampak lumpur dan biaya buang limbah ke pihak ke 3. Selain itu proses riset ini juga sudah dipublikasikan dalam jurnal terindeks scopus Q1 Tahun 2024 dan tahun 2025.
Rachmad menambahkan, pameran di Smesco menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan inovasi ini kepada industri dan pemerintah daerah. Setiap program inovasi ITPLN bisa diakses melalui laman ITPLN.ac.id/">www.ITPLN.ac.id.
“Kami berharap teknologi ini bisa diadopsi secara luas, agar limbah tidak lagi dianggap masalah, melainkan sumber daya,” katanya.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0