Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Demokrat, Neneng Hasanah. Foto: ist
KOSADATA - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Demokrat, Neneng Hasanah, menyoroti serius persoalan banjir rob dan sampah yang terus mengancam wilayah pesisir Jakarta.
banjir rob dan penanganan sampah masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar yang harus dituntaskan pemimpin Jakarta selanjut.
Menurut loyalis AHY ini, rob yang semakin meluas diperburuk oleh minimnya fasilitas pengelolaan sampah yang memadai di kawasan tersebut.
“Setiap kecamatan di wilayah utara seharusnya memiliki tempat pengelolaan sampah dengan kapasitas minimal 1.000 ton per hari. Dengan begitu, sampah bisa langsung diolah di lokasi tanpa harus dibuang ke pesisir,” ujar Neneng saat berbincang dengan wartawan, Kamis (2/1/2025).
Politisi Partai Demokrat yang sudah 4 periode ini menjelaskan, volume sampah harian di Jakarta mencapai 7.800 ton, sementara kapasitas fasilitas pengolahan utama hanya mampu menangani sekitar 2.500 ton.
“Sisanya seringkali menumpuk atau terdistribusi secara tidak terkelola, khususnya ke wilayah pesisir yang juga terdampak rob,” ujarnya lagi.
Politisi yang akrab disapa Bunda Neneng ini juga menyoroti rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern yang saat ini masih dalam tahap kajian oleh Dinas Lingkungan Hidup.
“Proyek ini memang bagus, tapi harus segera direalisasikan. Kita tidak bisa menunggu terlalu lama karena masalahnya sudah sangat serius,” tegasnya.
Selain sampah, Neneng juga menyoroti dampak rob yang terus memburuk, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan lahan yang terendam air laut. Menurutnya, relokasi warga terdampak rob harus direncanakan secara matang.
“Kalau
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0