Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi yang juga Dewan Pembina IMI Jakarta menemui Anies Baswedan saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta. Foto: FB Prasetyo Edi Marsudi
KOSADATA - Pengamat politik, Amirul Hamzah menilai bakal calon gubernur (Bacagub) DKI Jakarta, Anies Baswedan jika disandingkan dengan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi (pasangan Anies-Pras) akan ditakuti kubu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Terlebih, ungkapnya, hanya 1,5 persen internal PDI Perjuangan yang tidak setuju mencalonkan Prasetyo Edi Marsudi.
"Kalau dari pandangan saya, pasangan Anies-Pras yang paling ditakuti Jokowi. Apalagi, internal PDI Perjuangan itu hanya 1,5 persen saja yang belum menentukan pilihan, sisanya bulat menginginkan Pras untuk maju di Pilkada Jakarta 2024. Kalau Anies sudah final di PDI Perjuangan, tidak ada soal. Tinggal wakilnya saja," ujar Amir Hamzah di Jakarta, Jum'at (28/6/2024).
Saat ini, ungkapnya, PDI Perjuangan masih mempertimbangkan nama Prasetyo Edi Marsudi atau Charles Honoris untuk diusung dalam Pilkada Jakarta 2024.
Bukan tanpa alasan, Amir Hamzah menyebut 98,5 persen internal PDI Perjuangan menginginkan Prasetyo Edi Marsudi diusung dalam Pilkada Jakarta 2024. Menurutnya, elektabilitas Prasetyo Edi Marsudi lebih baik ketimbang Charles Honoris.
"Kalau Charles hanya akan dipilih oleh akar rumput PDI Perjuangan saja, tapi kalau Prase bisa dipilih oleh non PDI Perjuangan. Selain itu, Pras juga selalu menjaga hubungan dengan semua elemen masyarakat. Bagaimana dia memperjuangkan nasib guru-guru agama, menjaga hubungan baik dengan SKPD dan lainnya," ungkap Amir.
Yang tidak kalah penting, lanjut Amir Hamzah, Prasetyo Edi Marsudi memiliki hubungan yang baik dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0