Pasar Properti di Kabupaten Tangerang dan Tangsel Tumbuh Signifikan, Jakarta Menurun

Ida Farida
Feb 12, 2025

Pinhome ungkap tren pasar properti di sejumlah daerah. Foto: ist

"Memberikan informasi yang transparan adalah kunci untuk mempercepat transaksi. Selain itu, menawarkan insentif menarik dan memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar sangat penting," tambahnya.

 

Pertumbuhan pasar properti di Kota Lain

 

Selain Tangerang Raya, temuan PHVI juga menunjukkan pertumbuhan harga jual yang signifikan di beberapa kota besar lainnya. Kota Cimahi mencatatkan kenaikan harga jual sebesar 10% untuk tipe rumah dengan luas 54 meter persegi atau lebih kecil. 

 

Sementara itu, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman mengalami kenaikan harga di hampir semua tipe rumah. Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo menunjukkan kestabilan, sementara Kota Malang mengalami penurunan harga sebesar 10% pada tipe rumah lebih kecil atau sama dengan 54.

 

Kenaikan harga jual juga terlihat di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, yang mengalami peningkatan sebesar 9% pada tipe rumah dengan luas 55-120 meter persegi. Sementara di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, harga jual mengalami kenaikan di hampir semua tipe rumah.

 

Namun, Kota Balikpapan mengalami penurunan harga jual sebesar 7% pada tipe rumah dengan luas 121-200 meter persegi, sementara kota lain di Kalimantan dan Sulawesi cenderung stabil.

 

Kondisi pasar properti di Jakarta

 

Di Jakarta, kondisi pasar properti pada kuartal IV 2024 mengalami ketahanan atau bahkan penurunan harga jual, terutama di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Hal ini diduga disebabkan oleh peningkatan inventori yang lebih pesat dibandingkan dengan permintaan. Meskipun begitu, Jakarta tetap menjadi pasar yang kompetitif bagi para pembeli dan penjual properti.

 

Tren Harga Sewa Properti

 

Untuk harga sewa, Pinhome juga mencatatkan tren yang cukup menarik. Jakarta menunjukkan stabilitas meskipun ada sedikit penurunan


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0