Kandidat cawapres berangkulan usai debat. Foto: SC YT TVRI
“Terkait dengan investasi, misalnya, yang diutarakan masih cenderung investasi dari luar negeri. Padahal, investor dalam negeri juga tidak kalah penting. Berbicara bansos yang akan dilanjutkan ke depannya, misalnya, belum menjawab terkait bagaimana upaya agar bansos ini dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, bagaimana perhitungan bansos agar tidak terlalu membebani keuangan negara. Beberapa hal ini belum secara lengkap dijelaskan,” paparnya.
Putu menilai seharusnya para cawapres juga lebih berani dan keluar dari zona nyaman dalam membicarakan terkait ekonomi.
“Kenapa para cawapres selalu berbicara PDB, tapi jarang berbicara Indeks Pembangunan Manusia. Ada tema keuangan, belum berbicara tentang keuangan berkelanjutan. Sektor keuangan yang mendanai proyek hijau itu bagaimana upaya dan insentif, disentifnya. Mungkin tidak bisa dibahas dalam sesi pertanyaan dari panelis, tapi sayang tidak dipertanyakan dalam sesi tanya jawab antar cawapres,” tutupnya.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0