Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati berbincang soal pengangguran dalam Youtube Layanan Jakarta. Foto: ist
Dia mengaku tengah menyiapkan sejumlah upaya guna menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, dengan memadukan inovasi, kolaborasi lintas sektor, dan pendekatan berbasis data.
"Ketidaksesuaian antara supply dan demand tenaga kerja, tingginya proporsi sektor informal, serta kebutuhan tenaga kerja berbasis teknologi yang terus meningkat, menjadi tantangan tersendiri bagi Jakarta," imbuhnya.
Sri Haryati pun menekankan pentingnya memahami kebutuhan dunia usaha sebagai langkah awal dalam mengatasi pengangguran. Pemprov DKI Jakarta juga sedang membuat Dashboard Terpadu, platform digital yang mengintegrasikan data tenaga kerja, investasi, UMKM, informasi lowongan kerja, dan data lainnya terkait ketenagakerjaan di DKI Jakarta.
Selain mendukung pengambil kebijakan dalam memantau implementasi strategi pengurangan pengangguran di Jakarta, Sri Haryati mengatakan Dashboard Terpadu tersebut dapat mempermudah masyarakat untuk mengidentifikasi peluang kerja.
“Seluruh data-data yang ada di beberapa unit di Dinas Tenaga Kerja misalnya, di Pusat Pelatihan Kerja Daerah, di bidang penempatan tenaga kerja, termasuk juga dari Dinas UMKM, Dinas PMPTSP, dan perangkat daerah lainnya, kemudian data tersebut kita integrasikan dalam Dashboard Terpadu,” kata Sri Haryati.
Sri Haryati menjelaskan, Dashboard Terpadu memiliki beberapa fitur utama diantaranya data dan informasi ketenagakerjaan, portal informasi lowongan kerja, pusat pelatihan kerja daerah, Kartu Pekerja Jakarta, sistem pencatatan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) berbasis web, termasuk pengembangan UMKM, kemudahan perizinan, kemudahan investasi, dan lain-lain. ***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0