Pengertian Isra Mikraj
Selain untuk menyaksikan kekuasaan Allah SWT secara Maha Kuasa, Rasulullah juga menerima wahyu yang mengandung perintah untuk menjalankan sholat sehari-hari, sebagaimana diungkapkan dalam sebuah hadits. Menurut Anas bin Malik RA, Rasulullah menyampaikan.
"... Ketika perintah Allah mencapai Sidratul Muntaha, Sidratul Muntaha berubah, dan tak ada satupun dari makhluk Allah yang mampu menggambarkan keindahannya. Oleh karena itu, Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan wahyu kepadaku dan menetapkan kewajiban sholat sebanyak 50 kali dalam sehari semalam. ..." (HR. Muslim no 162, sahih).
Awalnya, umat Islam diwajibkan untuk menunaikan sholat sebanyak 50 kali dalam sehari. Namun, setelah Rasulullah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan Allah, jumlah tersebut akhirnya berkurang menjadi lima kali seperti yang berlaku saat ini.
Peristiwa Isra Mikraj menjadi pangkal mula bagi kewajiban sholat lima waktu.
Hikmah Isra dan Mikraj
Isra dan Mi'raj adalah peristiwa luar biasa dalam kehidupan Rasulullah SAW yang penuh hikmah. Beberapa hikmah yang dapat diambil dari peristiwa tersebut antara lain:
Rasulullah mendapat perintah langsung dari Allah untuk menetapkan jumlah rakaat dalam sholat. Ini menegaskan pentingnya ketaatan dalam ibadah.
Isra' dan Mikraj menunjukkan kepercayaan Rasulullah pada petunjuk dan kebijaksanaan Allah, bahkan dalam peristiwa yang mungkin sulit dipahami oleh akal manusia.
Pengalaman ini mengingatkan umat Islam tentang kemurahan dan kebesaran Allah yang melampaui batas pemahaman manusia.
Meski menghadapi tantangan dan penolakan, Rasulullah menunjukkan ketetapan dan kesabaran dalam melaksanakan tugas-tugas ilahi.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0