Antusiasme warga menghadiri peresmian kantor desa Nagrak di Sukabumi. Foto: IG Ariza Patria
Yandri menambahkan bahwa ada Program Ketahanan Pangan Dana Desa sebesar 20 persen yang dapat dimanfaatkan oleh pemuda desa untuk mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan berinovasi dalam pembangunan ekonomi lokal. Ia juga mengingatkan bahwa desa memiliki potensi yang dapat membanggakan seluruh warga, dan tinggal di desa tidak berarti kemajuan ekonomi terhambat.
Sebagai contoh, Yandri mengutip negara-negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan yang kini menghadapi masalah kekurangan penduduk di desa akibat tingginya angka urbanisasi. "Jangan sampai Indonesia mengikuti jejak mereka, di mana lebih banyak pemuda yang hijrah ke kota," tegasnya.
Ia menegaskan, Indonesia memiliki potensi besar dengan jumlah pemuda usia produktif yang lebih banyak dibandingkan negara-negara tersebut, yang harus dimanfaatkan untuk mencegah fenomena urbanisasi yang berlebihan.
Dengan adanya program ini, Yandri berharap desa-desa di Indonesia dapat maju, mengurangi angka urbanisasi, dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi generasi muda. "Mari kita kuatkan desa, kita bangun Indonesia yang lebih hebat," pungkasnya.
Peresmian gedung kantor desa ini menjadi simbol komitmen pemerintah untuk terus mendukung kemajuan desa sebagai bagian dari pembangunan Indonesia secara keseluruhan.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0