Pergerakan Dipantau, Gajah Sumatera Dipasang GPS Collar

Dian Riski
May 16, 2023

Menjadi Menkominfo oleh Jokowi, Begini Komentarnya

Tim melanjutkan dengan kegiatan survei dan memastikan Gajah target pada Sabtu, 13 Mei 2023. Tim berhasil memasangkan GPS Collar pada Minggu, 14 Mei 2023 pukul 17.05 WIB.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah III BKSDA Sumatera Selatan, Sugito menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memahami pola Pergerakan Gajah melalui pemanfaatan Teknologi Satelit Inmarsat.

Dalam selang waktu guna mewujudkan prinsip koeksistensi antara aktivitas manusia dan kehidupan Gajah liar di kantong habitat Gajah Sugihan-Simpang Heran sebagai kantong populasi Gajah sumatera terbesar di Provinsi Sumatera Selatan.

Kepala BKSDA Sumatera Selatan, Ujang Wisnu Barata menjelaskan bahwa kantong habitat Sugihan-Simpang Heran memiliki luas kurang lebih 632 ribu hektar, dimana didalamnya telah disepakati delineasi Koridor Gajah Liar kurang lebih 232 ribu hektar oleh para pihak pada 23 Juni 2022. Keseluruhan areal koridor berada di kawasan Hutan Produksi pada wilayah konsesi APP Sinar Mas.

“Koridor tersebut didelineasi atas dasar pertimbangan jejak kehadiran dan hasil monitoring berkala, yang selanjutnya menjadi lokus manajemen habitat dan populasi melalui berbagai kegiatan terintegrasi yaitu pengkayaan pakan Gajah, pembuatan artificial saltlick, pengaturan komoditi tanaman, pembuatan barrier fisik/vegetasi serta monitoring populasi. Ini dilakukan agar lebih menjamin penyediaan ruang hidup dan habitat yang cukup dalam menopang kehidupan Gajah liar sehingga interaksi negatif Gajah liar di wilayah masyarakat dapat dikendalikan,” terang Ujang.

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/ SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri LHK No P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi, Gajah sumatera termasuk ke dalam satwa liar dilindungi


1 2 3 4

Related Post

Post a Comment

Comments 0

Trending Post